Cara Kalibrasi Baterai HP yang Error agar Persentase Kembali Akurat

Ilustrasi proses pengisian daya baterai smartphone dengan grafik kalibrasi digital yang akurat
Kalibrasi baterai membantu sistem Android membaca kapasitas daya dengan lebih tepat

Pernahkah Anda mengalami HP mati mendadak padahal indikator baterai masih menunjukkan 10% atau 15%? Atau mungkin saat di-charge, persentasenya naik terlalu cepat? Jika iya, kemungkinan besar sistem Android Anda gagal membaca kapasitas asli baterai. Solusinya adalah dengan melakukan Kalibrasi Baterai.

Kapan Harus Kalibrasi Baterai? Kalibrasi bukan untuk memperbaiki baterai yang sudah rusak fisik (kembung), melainkan untuk menyelaraskan ulang pembacaan sistem perangkat lunak dengan kapasitas perangkat keras. Lakukan ini jika:

  1. Indikator baterai sering meloncat secara drastis.

  2. HP mati sebelum indikator mencapai 0%.

  3. Baterai terasa sangat boros padahal kondisi fisik masih bagus.

Langkah-langkah Kalibrasi Baterai HP (Tanpa Root):

  1. Gunakan HP Hingga Mati Total: Pakailah HP Anda seperti biasa sampai baterai benar-benar habis (0%) dan HP mati sendiri.

  2. Coba Hidupkan Kembali: Saat sudah mati, nyalakan kembali HP Anda. Jika sempat menyala lalu mati lagi, berarti masih ada sisa daya. Pastikan HP benar-benar tidak bisa menyala lagi.

  3. Charge dalam Kondisi Mati: Hubungkan charger dalam keadaan HP tetap mati. Biarkan hingga indikator pengisian menunjukkan angka 100%.

  4. Cabut Charger dan Nyalakan: Setelah penuh, cabut charger lalu nyalakan HP Anda.

  5. Cek Indikator Setelah Menyala: Jika saat menyala indikatornya bukan 100% (misal 98% atau 99%), colokkan kembali charger dalam kondisi HP menyala sampai benar-benar 100%.

  6. Gunakan Hingga 0% Lagi: Setelah 100%, cabut charger dan gunakan HP seperti biasa hingga mati total kembali ke 0%. Jangan di-charge di tengah jalan.

  7. Charge Terakhir Hingga 100%: Setelah mati untuk kedua kalinya, charge kembali dalam kondisi mati hingga 100% tanpa gangguan. Selesai!

Kesimpulan: Proses ini akan meriset "Battery Stats" pada sistem Android Anda. Disarankan untuk melakukan kalibrasi ini maksimal 3 bulan sekali saja agar tidak merusak sel baterai karena terlalu sering dikosongkan hingga 0%.

Sebelum melakukan kalibrasi, pastikan Anda juga sudah mengikuti Tips Merawat Baterai HP agar baterai tidak cepat drop

Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ) Seputar Kalibrasi Baterai

  • Apakah kalibrasi baterai bisa memperbaiki baterai kembung? Tidak. Kalibrasi hanya memperbaiki kesalahan sistem dalam membaca daya. Jika baterai Anda sudah kembung secara fisik, itu adalah kerusakan hardware dan baterai harus segera diganti demi keamanan.

  • Seberapa sering saya harus melakukan kalibrasi? Jangan lakukan setiap hari. Proses pengosongan daya hingga 0% cukup berat bagi sel baterai. Lakukanlah hanya saat indikator mulai terasa tidak akurat, atau maksimal setiap 3 bulan sekali sebagai perawatan rutin.

  • Apakah cara ini berlaku untuk semua merk HP? Ya, metode ini bisa diterapkan pada hampir semua smartphone Android seperti Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo, hingga Realme tanpa perlu melakukan root pada sistem.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak